Nunggu Lagi? Ga Bosan?

23.26






“Boleh ga gue nunggu lo?”

Ah, pertanyaan itu lagi. Kenapa sih itu cowo ga bisa paham dikit. Udah gue bilang, gue ga mau ditunggu-tunggu, tapi tu anak tetep ngeyel. Huh, whatever lah...

=====

“Veaaaaaaa...” Aarrrggghh...cowo itu lagi. Bisa ga sih, tu orang ga hadir di hari-hari gue. Gue lagi asyik-asyiknya jalan, dia malah ngikutin gue mulu. Ribet...huh

“Ngapain lagi lo?” bentakku.

“Vea, gue mau ngomong sama lo..”

“Ngomong aja. Ga pake lama.”

“Tapi ga disini, Ve...” Aiiihhh...ribet banget ni cowo.

“Ya udah, kita kesana...” tunjuk gue ke bangku taman.

Aaaaahhh... kapan mau ngomongnya, gue udah karatan ngeliat dia diem mulu. Ckk...

“Vea...” Akhirnya dia ngomong juga.

“Apa? Udah deh, ga pake lama ngomongnya. To the point aja...” Marah? Ga juga. Gue cuma bete. Kenapa? Karena dia ngomong sambil nunduk. Huaah

“Vea, lo belum jawab pertanyaan gue...”

“Pertanyaan yang mana?”

“Boleh ga gue nunggu lo?”

“Pertanyaan itu lagi. Lo nyadar ga sih, gue udah jawab berulang kali. Gue ga mau ditunggu. Masih belum jelas, hah?”

“Makasih, Ve. Gue janji, gue ga bakal ganggu hidup lo lagi. Gue cuma mau mastiin hati gue. Gue pergi.”

Dana. Cowo itu. Ada apa sebenarnya. Kenapa dia terus-terusan nanya pertanyaan yang sama. Whatever lah...

=====

Enam tahun berlalu berlalu. Dan gue masih tetap sama kaya dulu. J.O.M.B.L.O. Entah kenapa gue ga pernah tertarik walaupun cowo-cowo itu terus-terusan ngantri buat PDKT. Aneh memang. Dan itu gara-gara cowo itu.

Yup. Itu Dana. Cowo yang selama enam tahun ini bikin pikiran gue mumet. Entah kenapa gue selalu dibayangi pertanyaan itu, padahal dia udah janji ga bakal ganggu hidup gue. Aaarrrgghh... gimana sih, yang janji kan dia, bukan pertanyaannya. Ckk... tu kan, gue hampir stress..huh

Gue mau bikin pengakuan.
Jujur, setelah dia pergi, hidup gue berasa sepi banget. Ga ada yang ganggu gue. Ga ada yang manggil-manggil gue, nanya-nanya gue, ngikutin gue. Gue kangen suara dia. Tatapan dan senyum khasnya. Gue ngerasa aneh. Kenapa ya? atau jangan-jangan... Ah, lupain aja.

“Vea...”

Tunggu. Gue salah denger, ya? Itu suara dia. Suara Dana. Gimana bisa? Dia kan ga ada disini. Gue juga ga pernah ketemu dia lagi. Ini cuma imaji gue.

“Vea...”

Tu kan, gue denger lagi. Gue udah mulai kacau.

“Vea, ini gue. Dana...”

Dana? Dia? Gue tatap orang yang ada disamping gue. Yang entah berapa lama udah duduk disamping gue.

“Dana, lo...”

“Gue datang jemput lo, Ve...”

Tanpa minta izin. Air mata gue langsung membanjiri pipiku.

“Kenapa lo baru datang sekarang, Dan? Gue kesepian. Sejak lo pergi gue... g-gue...kangen lo.” Gue ga berani menatap dia lagi. Mata gue udah sembab banget.

“Gue tau. Gue juga ngerasain hal itu. Ngerasain gimana rasanya jomblo selama enam tahun. Gue kangen waktu gue ngikutin lo, menghadiahi hari lo sama pertanyaan gue yang tetap sama,”

“Tapi, kenapa lo pergi ninggalin gue?”

“Karena gue pengen yakinin hati gue. Gue pengen tau apa yang hati gue mau. Dan ternyata selama enam tahun itu, ga ada yang berubah dihati gue. Gue tetap nunggu lo, Ve.”

Ucapan Dana barusan sontak melukis rona merah di wajahku. Dan gue malu mengakuinya. Aaaiiihhh...

“Lo ga bosan nunggu gue?”

“Gue ga akan pernah bosan. Dan yang gue tau, lo juga nunggu gue kan, Ve?” godanya dengan senyum khasnya itu.

Dan lagi, wajah gue bersemu merah, amat merah, sampai-sampai gue ga berani menatapnya.

“Ve, liat gue. Gue boleh nunggu lo, kan?” Gue mendongakkan kepala.

“Lo ga boleh nunggu gue, Dan. Karena gue, g-gue  mau lo ada disamping gue terus, hingga akhir waktu...” ucapku. Dana tersenyum.

“Tanpa lo minta pun, gue bakal disamping lo terus, Ve. Because, I love you, Vea...”

“I love you too, Dana...”

Kebingungan dalam enam tahun itupun terjawab dengan indah. Dan pada akhirnya, jomblo itupun terhapus dari status gue dan Dana. Aaahhh.. leganya.... :D :D :D

=====
Amt, 150114

You Might Also Like

0 Coments

Find Me On Facebook

Labels

camilan (2) cara (2) kreasi (2) kue (2) resep (2) tutorial (2) Abah (1) Al Quran (1) Fatmah Bahalwan (1) IT (1) aisy (1) amal (1) barat (1) bolu (1) brother (1) cake (1) cerita pendek (1) cerpen (1) cookies (1) dapur_elHamidy (1) dessert (1) edukasi (1) hafalan (1) ilmuwan (1) ilmuwan muslim (1) imajinasi (1) informatika (1) jangan (1) komputer (1) kue kering (1) kuker (1) kukus (1) kuliner (1) lagi (1) laptop (1) makanan (1) menghafal (1) menungguku (1) microsoft (1) motivasi (1) muslim (1) option (1) pandan (1) papadahan (1) pengukuran (1) pisang (1) printer (1) putri salju (1) scan (1) short tutorial (1) sketsa (1) sketsanyaaisy (1) snow white (1) standar (1) taksbar (1) teknik (1) tips (1) waktu (1) westernisasi (1) win7 (1) windows (1) word (1)