Ini tentang "kota kedua"-ku. Kota yang lebih aku kenal ketimbang kota sendiri. *hampir durhaka memang,hee...
Meski hanya beberapa tahun "tinggal" disini, aku udah ngerasa jadi bagian kota ini. *lebay... :-D tapi mau gimana lagi, tiap pulkam ke rumah, pasti pertanyaan, "Pabila bulik ke Amuntai?". Berasa kaya bukan pulkam ke kota sendiri,ckckk...
Aku pernah nanya temen yang lain, gimana pertanyaan orang kalo mereka mau balik ke Amuntai, mereka bilang, biasanya ditanya, "Pabila ke Amuntai?". Tu kan, beda. Mereka mah cuma ditanya kapan ke Amuntai, lha aku, malah ditanya kapan pulang ke Amuntai, seakan aku ini berasal dari Amuntai...ckckk -_-
*episode ga jelas :-D
Okelah, balik ke topik.
Meski nih ya, Amuntai itu ga luas-luas banget, tapi pelosok daerahnya itu bikin penasaran,hahaa
Meski ga punya mall kayak di kota besar lainnya, ga ada DM, ga ada Ramayana, Matahari (bukan Matahari yang dilangit kok, :-D), KFC, apalagi PizzaHut. Tapi teteup...banyak tempat tongkrongannya. *gayanya..hahaa
Nongkrongnya itu bisa dimana-mana, dari mulai Patung Itik di samping Jembatan Paliwara, Mesjid Raya Amuntai, Taman Junjung Buih, Plaza Amuntai, Candi Agung, Melati, Waterboom, Bakso Granat, Mie Ayam Sukowati, Nasi Goreng Munawarah, Warung Ceker pinggir jalan and yang depan Masjid Pakapuran sampe bundaran jalan raya pun jadi tempat tongkrongan. Hehee
Trus nih... Yang seru itu, tiap sore rabu sampe kamis pagi. Kok seru?
Ya iyalah seru, wong cuma waktu itu yang lebih banyak orang jualan marning,hahaaa
Pokoknya, kenangannya itu banyak banget. Terutama kenangan di asrama+kampus STIQ Amuntai tercinta. Ketemu orang-orang hebat, yang belum pernah aku temui sebelumnya. ^_^
Emang sih, ga semua kenangannya manis-manis, gado-gado gitu deh rasanya. Yah... anggap aja itu warna warni kehidupan... *eeaaa
Bakalan kangen berat ini mah, apalagi sama penghuni asrama 1,hahaay....
Moga dipertemukan lagi di kesempatan berikutnya... Aamiin...
*sekian catatan ga jelas and ga nyambung ini... Terima kasih sudah meluangkan waktu tuk membaca... :-D :-D :-D
Meski hanya beberapa tahun "tinggal" disini, aku udah ngerasa jadi bagian kota ini. *lebay... :-D tapi mau gimana lagi, tiap pulkam ke rumah, pasti pertanyaan, "Pabila bulik ke Amuntai?". Berasa kaya bukan pulkam ke kota sendiri,ckckk...
Aku pernah nanya temen yang lain, gimana pertanyaan orang kalo mereka mau balik ke Amuntai, mereka bilang, biasanya ditanya, "Pabila ke Amuntai?". Tu kan, beda. Mereka mah cuma ditanya kapan ke Amuntai, lha aku, malah ditanya kapan pulang ke Amuntai, seakan aku ini berasal dari Amuntai...ckckk -_-
*episode ga jelas :-D
Okelah, balik ke topik.
Meski nih ya, Amuntai itu ga luas-luas banget, tapi pelosok daerahnya itu bikin penasaran,hahaa
Meski ga punya mall kayak di kota besar lainnya, ga ada DM, ga ada Ramayana, Matahari (bukan Matahari yang dilangit kok, :-D), KFC, apalagi PizzaHut. Tapi teteup...banyak tempat tongkrongannya. *gayanya..hahaa
Nongkrongnya itu bisa dimana-mana, dari mulai Patung Itik di samping Jembatan Paliwara, Mesjid Raya Amuntai, Taman Junjung Buih, Plaza Amuntai, Candi Agung, Melati, Waterboom, Bakso Granat, Mie Ayam Sukowati, Nasi Goreng Munawarah, Warung Ceker pinggir jalan and yang depan Masjid Pakapuran sampe bundaran jalan raya pun jadi tempat tongkrongan. Hehee
Trus nih... Yang seru itu, tiap sore rabu sampe kamis pagi. Kok seru?
Ya iyalah seru, wong cuma waktu itu yang lebih banyak orang jualan marning,hahaaa
Pokoknya, kenangannya itu banyak banget. Terutama kenangan di asrama+kampus STIQ Amuntai tercinta. Ketemu orang-orang hebat, yang belum pernah aku temui sebelumnya. ^_^
Emang sih, ga semua kenangannya manis-manis, gado-gado gitu deh rasanya. Yah... anggap aja itu warna warni kehidupan... *eeaaa
Bakalan kangen berat ini mah, apalagi sama penghuni asrama 1,hahaay....
Moga dipertemukan lagi di kesempatan berikutnya... Aamiin...
*sekian catatan ga jelas and ga nyambung ini... Terima kasih sudah meluangkan waktu tuk membaca... :-D :-D :-D
